Berapa Gaji Dosen di Indonesia? Ini Rinciannya

Besar Gaji Dosen - Banyak sekali pada zaman sekarang yang menginginkan karirnya sebagai pengajar, khususnya menjadi dosen. Kenapa banyak orang yang ingin menjadi seorang dosen? Karena banyak yang mengatakan bahwa menjadi dosen itu memiliki karisma yang berbeda.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai gaji seorang dosen. Mulai dari besar gaji dosen PNS sampai besar gaji dosen swasta lengkap beserta rinciannya. Apakah gaji yang mereka terima kecil atau besar?

Kebanyakan orang menyangka bahwa gaji seorang dosen di indonesia begitu besar sehingga membuat hidup menajdi nyaman. Akan tetapi, apakah pernyataan diatas itu benar-benar real?. Mari kita bahas satu persatu mengenai gaji yang di dapatkan seorang dosen.

Baca Juga: Gaji Pegawai Bank, Lumayan Menggiurkan

Gaji Pokok Dosen PNS

Besar Gaji Dosen, Sumber: Bisnis.com
Bagi anda seorang dosen PNS tentunya sudah tahu berapa gaji yang anda terima. Gaji yang didapatkan oleh seorang dosen PNS dengan gaji yang di dapatkan oleh seorang dosen swasta tentu sedikit berbeda,tergantung dari dosen yang ia tempati.

Penghasilan gaji seorang dosen PNS mengacu pada peraturan pemerintah nomor 30 tahun 2015. Dalam aturan tersebut, gaji yang mereka dapatkan sama dengan PNS yang lainnya. Gaji yang akan didapatkan adalah gaji yang didasarkan golongan yang ia pegang.

Untuk mengethaui gaji seorang dosen PNS, mari lihat di bawah ini berdasarkan golongan yang mereka pegang:

  • Untuk golongan 1, adalah golongan yang paling rendah yang mereka dapatkan. Golongan I/a mendapatkan gaji sebesar 1.486.500. sedangkan gaji bagi golongan I/d mendapatkan gaji sebesar 2.558.700 dengan masa kerja 27 tahun.
  • Untuk golongan II, gaji terendah yang mereka dapatkan setiap bulannya adalah 1.926.000 dengan masa kerja 0 tahun. Dan gaji tertinggi bagi golongan II/d mendapatkan gaji sebesar 3.638.000 setiap bulannya dengan masa kerja 33 tahun.
  • Golongan III, gaji terendah yang mereka dapatkan setiap bulannya yang bisa dikategorikan dengan golongan III/a adalah 2.456.700 per bulan. Sedangkan gaji terbesar yang mereka terima setiap bulannya adalah 4.568.800 dengan masa kerja 32 tahun yang sering disebut dengn golongan III/d.
  • Golongan IV adalah golongan terakhir dalam kinerja PNS. Gaji terendah yang mereka dapatkan setiap bulannya adalah 2.899.500 dengan masa kerja 0 tahun, dan sering disebut dengan golongan IV/a. Sedangkan gaji tertinggi yang mereka dapatkan adalah 5.393.200 perbulannya dengan masa kerja 32 tahun dan sering disebut dengan golongan IV/e.

Dengan mengetahui gaji pokok yang mereka dapatkan, masih yakinkan anda ingin menjadi seorang dosen?. Tunggu dulu, sebelum anda beralih ada perbedaan pengajar guru dengan pengajar PNS. Apa itu perbedaanya?

Jenis-Jenis Tunjangan Seorang Dosen

Dalam pekerjaan dosen ada tunjangan-tunjangan yang bisa anda dapatkan ketika anda menjadi seorang dosen.

1. Tunjangan Profesi

Bagi dosen yang telah memiliki sertfikat dan sudah memnuhi persyaratan yang ada dalam undang-undang akan diberikan tunjangan profesi bagi mereka. Khusus tunjangan ini, mereka akan diberikan berdasarkan peraturan nomor 41 tahun 2009 yang isinya mengenai tunjangan yang harus diberikan kepada dosen baik PNS ataupun non-PNS.

Baca Juga: Berapa Gaji Pilot di Indonesia?

Bagi dosen yag sudah menjadi PNS, maka tunjangan yang akan mereka dapatkan berdasarkan gaji yang mereka dapatkan setiap bulan. Sedangkan bagi dosen yang bukan PNS, maka tunjangan yang akan mereka dapatkan adalah berdasarkan tingkat serta masa kerja dan kualifikasi akademik yang bersangkutan.

2. Tunjangan Khusus

Tunjangan ini berlaku untuk dosen yang sudah menjadi PNS, dimana tunjangan ini diberikan saat ditugaskan oleh pemerintah pusat atau pemerintah daerah untuk pergi kesuatu temapt ayng sering kita sebut dengan mengabdi.

Tunjangan ini akan diberikan kepada dosen saat tugas yang diberikan kepadanya telah berakhir. Tunjangan yang diberikan kepadanya adlah 1 kali gaji yang biasa ia terima sesuai golongan yang ia tempati.

3. Tunjangan kehormatan

Bagi dosen yang telah memiliki jabatan akademik akan mendapatkan tunjangan khusus. Jabatan akademik ini adlah seperi profesor yang gaji pokoknya dua kali lipat dari gaji dosen-dosen biasa.

4. Tunjangan Tugas Tambahan

Selain dari ketiga tunjangan diatas, yang paling menggiurkan bagi semua dosen adalah tunjangan tugas tambahan. Tunjangan tugas tambahan ini mencakup seorang rektor, dekan, pembantu rektor, pembantu dekan, direktur politeknik, direktur akademik, pembantu direkturm ketua sekolah tinggi, dan pembantu ketua sekolah tinggi.

Selain dari dosen swasta, tugas inipun berlaku bagi dosen yang sudah menjadi PNS, yang dimana tugasnya diberikan melalui Departemen pendidikan dan Kebudayaan serta Departemen Agama dan bukanlah struktural jabatan. Tunjangan ini meliputi seorang asisten ahli 375.000, tunjangan lektor 700.000 lektor kepala sebesar 900.000 dan tunjangan guru besar 1.350.000.

Selain di atas, tunjangan tugas tambahan pun akan berbeda nilainya berdasarkan jabatan yang di pegang oleh seorang dosen. Seorang guru besar yang ditugaskan menjadi rektor pada salah satu universitas mendapatkan tunjangan sebesar 5.500.000, sedangkan lektor kepala akan mendapatkan tunjangan sebesar 5.050.000.

Baca Juga: Daftar Gaji Pejabat Negara 2019

Tunjangan bagi pembantu rektor atau pembantu dekan, mereka juga mendapatkan tunjangan ini. dekan bagi guru bessar mendapatkan 4,5 juta sedangakn bagi lektor kepala mendapatkan tunjangan sebesar 4.050.000.

Lalu tunjangan bagi pembantu dekan, direktur politeknik, direktur akademik dan ketua sekolah tinggi dengan jabatan guru besar mendapatkan tunjangan sebesar 3.325.000. sedangkan untuk elktor kepala mendapatkan 2.875.000 dan lektor mendapatkan tunjangan sebesar 2.675.000.

Yang terakhir adalah tunjangan bagi pembantu ketua dan pembantu direktur dengan jabatan guru besar, akan mendapatkan tunjangan sebesar 1.800.000 sedangakn untuk lektor kepala mendapatkan tunjangan sebesar 1.550.000. dan lektor sebesar 1.350.000.

Gaji Dosen Swasta

Gaji dosen swasta memang nilainya variatif, tergantung dari kebijakan masing-masing kampus swasta dimana tempat bekerja. Tapi setidaknya ada beberapa hal yang biasanya menjadi patokan untuk menggaji dosen swasta, berikut ini rincian lengkap gaji dosen swatsa menurut Okebisnis.
  • Gaji pokok bulanan ( tergantung kebijakan dari PTS)
  • Bayaran yang dihitung per jam atau per sks
  • Uang yudisium bagi dosen penguji
  • Uang bimbingan bagi dosen pembimbing
  • Uang koreksi kertas ujian
  • Tunjangan profesi, tunjangan khusus dan tunjangan kehormatan dari pemerintah bagi yang sudah memenuhi persyaratan ( PP no.41 tahun 2009, Permendiknas no. 18 tahun 2008 dan no. 19 tahun 2009)
  • Berbagai hibah penelitian dari P2M Dikti atau lembaga lain
  • Beasiswa Dikti seperti Program PAR, Sandwith, BPPS dalam negeri atau beasiswa dari pihak di luar Dikti
Gaji dosen di setiap kampus swasta tentu berbeda, kampus swasta favorit seperti binus atau telkom pastinya 

Baca Juga: Ingin Kerja di PLN? Ini Daftar Gaji Pegawai PLN Lengkap

Nah demikianlah sekilas artikel yang membahas mengenai gaji seorang dosen, mulai gaji dosen PNS bserta uang tunjangannya sampai besar gaji dosen swasta beserta rincian lengkapnya. Mudah-mudahan artikel ini membantu anda dalam mencari informasi yang anda inginkan, terkhusus bagi kamu yang berminat menjadi dosen.

0 Response to "Berapa Gaji Dosen di Indonesia? Ini Rinciannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel